Setiap orang punya keunikan dan kelebihan sendiri. Begitu juga dengan
kemampuan otak yang kita miliki. Pernahkah Anda bertanya-tanya kenapa
Anda lebih suka melakukan hal ini daripada hal lainnya? Seperti Anda
lebih suka membuat rencana yang matang dulu sebelum melakukan aktivitas.
Hal tersebut sebenarnya dipengaruhi dengan kemampuan otak yang Anda miliki. Ada orang yang otak kanannya lebih dominan, ada juga yang otak kirinya lebih dominan. Bagaimana kita bisa tahu kalau kita dominan otak kiri atau otak kanan? Simak informasi yang dilansir dari lifehack.orgberikut ini. Temukan juga tips untuk memaksimalkan kemampuan otak yang Anda miliki.
Ada beberapa ciri yang menunjukkan bahwa otak kanan Anda lebih dominan, antara lain:
Holistik
Memproses informasi dengan mengajukan pertanyaan terlebih dahulu. Melihat gambaran besarnya dahulu, baru detailnya.
Acak
Memproses informasi dengan proses yang random atau acak.
Lebih Suka dengan Fantasi
Suka menemukan jawaban berdasarkan intuisi. Informasi diproses dengan berdasarkan perasaan jawaban apa yang benar.
Konkret
Merasakan, melihat, atau menyentuh objek yang sebenarnya adalah yang terbaik.
Orang yang otak kirinya lebih dominan biasanya akan belajar dengan gaya tertentu, antara lain:
Linear
Memproses informasi dengan memecah semua bagian, mengurutkannya, dan menyusunnya dengan urutan yang logis.
Runut
Untuk memudahkan proses penyelesaian tugas atau pekerjaan, informasi diproses sesuai urutan.
Berdasarkan Realita
Berhubungan dengan realita ada adanya.
Simbolis
Sangat mudah belajar dengan simbol seperti huruf, kata, dan simbol matematis.
Jika Anda merasa bahwa otak kanan Anda yang lebih dominan, ada sejumlah strategi yang bisa Anda lakukan untuk bisa sukses, yaitu:
Hal tersebut sebenarnya dipengaruhi dengan kemampuan otak yang Anda miliki. Ada orang yang otak kanannya lebih dominan, ada juga yang otak kirinya lebih dominan. Bagaimana kita bisa tahu kalau kita dominan otak kiri atau otak kanan? Simak informasi yang dilansir dari lifehack.orgberikut ini. Temukan juga tips untuk memaksimalkan kemampuan otak yang Anda miliki.
Ada beberapa ciri yang menunjukkan bahwa otak kanan Anda lebih dominan, antara lain:
- Emosional
- Agak tidak terorganisir
- Filosofis
- Lebih suka membaca sambil tiduran
- Impulsif (melakukan segala sesuatu secara spontan, tidak harus sesuai jadwal)
- Kreatif (biasanya sangat terampil di bidang olahraga, menulis fiksi, menggambar, atau bermain musik)
- Intuitif (menyelesaikan masalah secara intuitif, tidak suka membaca petunjuk)
- Lebih suka musik rock
- Sangat tertarik dengan cerita misteri atau aneh
- Bisa belajar sambil menonton televisi atau mendengarkan musik
- Pecinta kucing
- Sangat rapi
- Pemikir yang kritis
- Perencana yang baik
- Sangat rasional, tidak melibatkan perasaan saat membuat keputusan
- Logis (terampil di bidang matematika, sains, atau gagasan yang runut)
- Teliti (bisa mencatat penelitian dengan baik)
- Lebih suka musik klasik daripada musik rock
- Membaca sambil berdiri
- Pecinta anjing
- Sangat suka cerita nyata dan menulis non-fiksi
Holistik
Memproses informasi dengan mengajukan pertanyaan terlebih dahulu. Melihat gambaran besarnya dahulu, baru detailnya.
Acak
Memproses informasi dengan proses yang random atau acak.
Lebih Suka dengan Fantasi
Suka menemukan jawaban berdasarkan intuisi. Informasi diproses dengan berdasarkan perasaan jawaban apa yang benar.
Konkret
Merasakan, melihat, atau menyentuh objek yang sebenarnya adalah yang terbaik.
Orang yang otak kirinya lebih dominan biasanya akan belajar dengan gaya tertentu, antara lain:
Linear
Memproses informasi dengan memecah semua bagian, mengurutkannya, dan menyusunnya dengan urutan yang logis.
Runut
Untuk memudahkan proses penyelesaian tugas atau pekerjaan, informasi diproses sesuai urutan.
Berdasarkan Realita
Berhubungan dengan realita ada adanya.
Simbolis
Sangat mudah belajar dengan simbol seperti huruf, kata, dan simbol matematis.
Jika Anda merasa bahwa otak kanan Anda yang lebih dominan, ada sejumlah strategi yang bisa Anda lakukan untuk bisa sukses, yaitu:
- Ingat untuk selalu membuat prioritas untuk menyelesaikan satu proyek terlebih dahulu.
- Gunakan huruf-huruf berwarna dalam menulis esai.
- Tuliskan semua petunjuk atau arahan agar bisa tetap berada dalam satu jalur.
- Jangan terlalu dipusingkan dengan memikirkan ada banyak kemungkinan dalam menjawab satu pertanyaan.
- Coba untuk lebih rapi dengan mengatur rencana dan pikiran.
- Hindari guru yang terlalu banyak menggunakan ceramah saat mengajar.
Ilmiah? what? jadi gini tadi ada sosialisasi gitu dari FSIM Unlam. ada lomba gitu tentang menulis karya ilmiah, nah kata kaka nya sih bebas yah mau gimana nulisnya. sumpah, kepengen banget ikut. cuman cuman cuman cuman..... gue ga ngerti sama sekali tentang ilmiah. sama sekali ga ngerti. udah sih ya googling tapi tetep aja ga ngerti. coba aja ada yang jelasin itu gimana. :(
yang gue baca tadi karya ilmiah itu kea ngangkat topik aktual buat ngebuktiin kebenaran gitu, lho? itu harus diteliti juga kan ya?
aaah... anak psikologi apaan coba gue ini?
oke ada tuh ya contact person nya. hubungin ngga yah. #ngitung waktu sambil jungkir balik#
teng
teng
teng
teng...
gue nulis sms, #sumpah demi apa ini cupu abis sms kea gini bahasanya. hahaha
"Sore ka. mau nanya soal lomba karya tulis ilmiah boleh kan?"
wkwkwk basi banget kan ya, cupu abis. dia itu kan jadi contact person, ya jelas lah boleh. oke cukup, gue basa basi dulu. gue kan tipe orang pemalu #malu-maluin maksudnya. jadi gue ga kebiasa banget yang kea gini. gue itu aktif dalam kepasifan #loh?. ya jadi gini, gue itu sebenarnya aktif, gue tau apa yang harus dilakuin, tapi karna gue pemalu..... #sambil nyanyi ya bacanya, lagu Rumor butiran debu# aku tenggelam dalam lautan kepasifan. aku tak tau gimana jadi orang pede. aku begini, begitu maluuuu. jreeen....! suara lo jelek. udah jangan nyanyi lagi. hahaha.
oke, itu sms udah gue diemin 2 jam lebih, ga gue kirim. ntar aja deh kalo siap mental.
coba aja ada lomba karya tulis ga jelas, pasti gue menang. haha liat aja tuh tulisan-tulisan gue. pada gaje semua kan? belum lagi yang d laptop, gue males publikasiin, ntar banyak yang takjub.
oke gue kirim ntar sms nya.
apa?
hah?
iya, ntar. -______-
gatau kapan.. #teeeeettt.........
yang gue baca tadi karya ilmiah itu kea ngangkat topik aktual buat ngebuktiin kebenaran gitu, lho? itu harus diteliti juga kan ya?
aaah... anak psikologi apaan coba gue ini?
oke ada tuh ya contact person nya. hubungin ngga yah. #ngitung waktu sambil jungkir balik#
teng
teng
teng
teng...
gue nulis sms, #sumpah demi apa ini cupu abis sms kea gini bahasanya. hahaha
"Sore ka. mau nanya soal lomba karya tulis ilmiah boleh kan?"
wkwkwk basi banget kan ya, cupu abis. dia itu kan jadi contact person, ya jelas lah boleh. oke cukup, gue basa basi dulu. gue kan tipe orang pemalu #malu-maluin maksudnya. jadi gue ga kebiasa banget yang kea gini. gue itu aktif dalam kepasifan #loh?. ya jadi gini, gue itu sebenarnya aktif, gue tau apa yang harus dilakuin, tapi karna gue pemalu..... #sambil nyanyi ya bacanya, lagu Rumor butiran debu# aku tenggelam dalam lautan kepasifan. aku tak tau gimana jadi orang pede. aku begini, begitu maluuuu. jreeen....! suara lo jelek. udah jangan nyanyi lagi. hahaha.
oke, itu sms udah gue diemin 2 jam lebih, ga gue kirim. ntar aja deh kalo siap mental.
coba aja ada lomba karya tulis ga jelas, pasti gue menang. haha liat aja tuh tulisan-tulisan gue. pada gaje semua kan? belum lagi yang d laptop, gue males publikasiin, ntar banyak yang takjub.
oke gue kirim ntar sms nya.
apa?
hah?
iya, ntar. -______-
gatau kapan.. #teeeeettt.........
Berikut ini penjelasan yang lebih rinci tentang kepribadian tipe A dan tipe B yang dirangkum dari changingminds.org dan 2knowmyself.com. Jangan lewatkan informasinya dan temukan Anda termasuk dalam tipe yang mana.
Orang dengan tipe kepribadian A biasanya hidup dengan tingkat stres yang tinggi. Maksudnya adalah ia sangat suka dengan tantangan baru dan sangat suka untuk meraih tujuan-tujuan yang lebih sulit. Biasanya ia adalah tipe orang yang pekerja keras dan akan melakukan segalanya untuk bisa mewujudkan semua keinginannya.
Orang dengan tipe kepribadian A biasanya hidup dengan tingkat stres yang lebih rendah. Ia sangat suka lingkungan kerja tetap dan sama. Ketika berkompetisi, orang ini tak mempermasalahkan apa ia akan menang atau kalah, ia lebih suka untuk menikmati kompetisi tersebut apa adanya.
Anda adalah orang dengan tipe A, jika Anda memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
- Sangat kompetitif.
- Suka dengan tantangan baru.
- Akan berjuang sekuat tenaga untuk mencapai tujuan yang sudah dibuat.
- Sangat benci dengan yang namanya gagal.
- Ketika berada dalam tekanan, ia akan berusaha sebaik mungkin.
Hambatan utama yang biasanya dirasakan oleh orang tipe A adalah mudah stres. Orang tipe A memang biasanya suka dengan tantangan baru dan dengan sukarela melakukan semua hal tersebut tanpa ada suruhan dari siapapun. Namun, dirinya jadi mudah stres dan ketika ia merasa gagal melakukan sesuatu, ia akan merasa kecewa dengan dirinya sendiri.
Terlepas dari hambatan utama yang dirasakan oleh orang tipe A, ia memiliki kekuatan tersendiri. Apa itu? Ia adalah orang selalu memiliki semangat membara dan tak mudah menyerah. Apapun bisa dilakukannya untuk mendapatkan impian atau hal yang diinginkannya.
Nah kalau dalam percintaan. Orang dengan tipe A sering tak sabaran. Jadi, ia akan sering mendapat masalah atau berkelahi dengan pasangan yang lemot. Orang tipe A yang memiliki pasangan yang suka menunda pekerjaan biasanya akan lebih sering merasa tersinggung.
Jika Anda memiliki pasangan yang bertipe A, pastikan bahwa Anda menghormati jadwalnya. Misalnya, usahakan untuk tidak melakukan sesuatu yang sekiranya hanya buang-buang waktu dengan pasangan Anda.
Anda adalah orang dengan tipe B, jika Anda memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
- Kreatif.
- Sangat suka menggali ide dan konsep baru.
- Biasanya sangat reflektif, suka memikirkan dunia yang ada di luar dirinya dan juga yang ada di dalam dirinya dengan mendalam.
- Saat berada dalam kompetisi, menang atau kalah sama saja.
Sudah terlihat jelas bahwa meskipun orang tipe B sangat suka menunda pekerjaan, ia adalah orang yang tidak mudah stres. Kehidupannya pun bisa tetap stabil, meskipun jika terlalu stabil, hidupnya malah akan jadi membosankan.
Nah kalau si B dalam percintaan. Orang dengan tipe B bisa jadi sulit benar-benar serius menjalani sebuah hubungan. Ini karena salah satu karakternya yang membuat dan menjadikan segala sesuatunya santai.
Tapi orang tipe B bisa jadi cukup menyenangkan karena ia bisa lebih kalem dalam menghadapi sebuah masalah. Jika Anda memiliki pasangan dengan tipe B, Anda bisa merasa lebih nyaman karena ia tidak akan dengan mudah membesar-besarkan sebuah masalah sepele.




